Perpanjang masa aktif Passport

Hai there…

kali ini gw mau share pengalaman gw perpanjang masa aktif passport beberapa waktu yang lalu.

Berbeda dengan waktu gw bikin passport pertama kali tahun 2013 lalu dimana untuk pendaftaran sudah bisa online(isi data dan upload dokumen pendukung), tapi orang-orang yang mau bikin passport tetep harus dateng sepagi mungkin dan berdiri antri untuk ambil nomer antrian dari sebelum loket dibuka, kali ini antrian untuk bikin(baru maupun perpanjangan) passport diambil via online. Antrian passport online itu bisa diambil melalui laman web https://antrian.imigrasi.go.id/ , bisa juga dengan unduh aplikasinya melalui play store (karena gw pengguna android, jd gw tau ada aplikasinya di play store, gw kurang tau aplikasi uda ada atau belum di app store :mrgreen: ), atau melalui whatsapp. Belum semua kantor imigrasi pake antrian online ini, contohnya kantor imigrasi jakarta pusat, info dari petugas imigrasi di Cipinang, untuk kantor yang belum pakai antrian online biasanya mereka pakai antrian via whatssapp, tapi gw kurang tau nomornya yang mana.. gomen.. 😀

antrian passport

Aplikasi antrian passport yang bisa di unduh di play store

melalui antrian passport itu, kita pilih lokasi kantor imigrasi yang akan kita datangi, lalu akan diberikan tanggal-tanggal available untuk sepertinya dua minggu ke depan di kantor imigrasi tersebut. Tinggal pilih tanggalnya, trus nanti ada pilihan pagi atau sore, masukkan nomor KTP, jumlah permohonan, dan beres! Nanti kita akan dapat bukti cetak pendaftaran dan selanjutnya tinggal datang ke lokasi dengan membawa berkas-berkas pendukungnya.

bukti online

Contoh bukti cetak antrian paspor online

Karena saat ini “kasus”nya gw cuma mau perpanjang passport, untuk syaratnya ada 2 ketentuan :

Syarat Perpanjangan Passport untuk data pada Passport lama sama dengan data pada e-KTP :

  1. Passport lama (jangan sampe ketinggalan yakk..kemaren gw ketinggalan soalnya, dan jadinya balik ke rumah dulu 😆 );
  2. e-KTP asli dan photo copy jangan di potong (harus e-KTP yaa..kalau KTP nya masih yang lama sepertinya belum bisa, monggo perbaharui KTP nya, atau bawa kelengkapan berkas-berkas seperti mau buat Passport baru – bisa dilihat di laman web imigrasi);
  3. Pulpen hitam (buat isi formulir yang dikasih petugas imigrasi);
  4. Materai 6000 rupiah 1 biji aja.

syudah!!

Syarat Perpanjangan Passport untuk data pada Passport lama berbeda dengan data pada e-KTP (kalau gw ga salah denger penjelasan CS nya imigrasi ya…pokoknya amannya, bawa kelengkapan berkas seperti mau buat baru aja deh daripada ditolak..hehe..):

  1. Passport lama
  2. e-KTP asli dan photo copy jangan dipotong
  3. Kartu Keluarga asli dan photo copy
  4. Akta Lahir asli dan photo copy
  5. Buku nikah (jika sudah menikah) asli dan photo copy jangan dipotong
  6. Ijazah terakhir asli dan photo copy
  7. Pulpen hitam untuk isi form
  8. Materai 6000 rupiah 1 biji

 

Hari-H perpanjangan passport, pastikan datang di jam yang sesuai dengan jam kedatangan pada bukti cetak! lebih awal ga apa-apa, tapi kalau telat ya wassalam :mrgreen: . Kemarin ada mas-mas depan gw yang datang di luar jadwalnya dia (jadwalnya jam 10.01-11.00, datang di jadwal jam 11.01-12.00), dan dia “dimarah-marahin” sama bapak petugas imigrasinya dan ntahlah berakhir lanjut apa harus ganti hari. Sempet denger, bapaknya bilang kalau datang gak sesuai jam nya, nanti ga bisa cetak nomor antrian, CMIIW.

Di kantor imigrasi, nanti kita dikasih formulir sama customer service nya untuk diisi pake pulpen warna hitam, ditempelin materai 6000, ditandatangani dan dilengkapi dengan photo copy berkas pendukungnya. Habis itu, kita ikut antrian (berdiri, gak pake nomer) buat pemeriksaan kelengkapan dan kesesuaian berkas photo copy dengan yang aslinya untuk kemudian diberi nomor antrian buat wawancara dan foto.

Setelah dapat nomor antrian wawancara dan foto, kita pindah ruangan. Gw pikir kan ga bakal banyak yang antri karena sudah ada jam nya masing-masing ya, ternyata salah sodara-sodara… sampai ruang wawancara, di sana masih banyak orang yang sepertinya terjadwal di jam-jam yang lebih awal dari gw 😆 . Dari jadwal antrian online gw yang jam 11.01-12.00, gw datang tepat jam 11.00 dan baru dipanggil wawancara kurang lebih jam 15.00 (jam 12.00-13.00 imigrasinya istirahat).

Saat wawancara, gw cuma ditanya “kerja dimana?” doank..tinggal jawab aja, beres! :mrgreen: sama pas waktu foto, ditanya “mau kemana? ngapain?” (passport nya dipake buat kemana ngapain) dan sisanya ngobrol-ngobrol doank. Oiya, karena gw bilang gw PNS, ntahlah buat apa, kartu tanda pegawai a.k.a name tag gw difotocopy sama petugas yang nge-wawancara..padahal itu kan ga ada dalam persyaratan..tapi yasyudahlaahh.. 😀 Oiya lagi, pas wawancara gw ditanyain mau passport biasa atau elektronik. Passport biasa harganya 355.000 sedangkang passport elektronik harganya 655.000. Keuntungan passport elektronik saat ini hanya bebas visa ke Jepang dan ada antrian khusus pas di airport, jadinya bisa lebih cepet check in #CMIIW. 😀

Beres wawancara dan foto, kita dikasih kertas bukti pembuatan passport yang ada kode bayarnya dan untuk kemudian dibawa saat pengambilan passport.

Pembayaran passport bisa dilakukan di teller bank, ATM, atau (biasa mangkal di kantor imigrasi) mobil pembayaran. Bukti pembayaran ini jangan sampai hilang karena harus diserahkan ke petugas saat pengambilan passport nanti.

Dan selesaaaiii….proses perpanjangan passport beres, tinggal ambil 3 hari kerja ke depan untuk passport biasa atau 5 hari kerja ke depan untuk passport elektronik.

Bonus : PROSES PENGAMBILAN PASSPORT

Untuk pengambilan passport, as i said before, passport biasa bisa diambil 3 hari kerja selanjutnya sedangkan passport elektronik bisa diambil 5 hari kerja selanjutnya.

Kurang lebih begini syarat-syaratnya :

  1. Pengambilan dapat dilakukan jam 10.00-16.00 (hari biasa) atau 10.00-15.00 (bulan ramadhan).
  2. Membawa bukti bayar dan bukti pembuatan passport.
  3. Datang sendiri.
  4. Dapat diwakilkan untuk anggota keluarga dengan menunjukkan Kartu Keluarga.
  5. Dapat diwakilkan untuk non anggota keluarga (tidak tercantum dalam KK) dengan membawa surat kuasa yang ditandangani dan diberi materai 6000 rupiah.

Walau pengambilan baru dibuka jam 10.00, tapi saran gw sih datang pagi aja karena nomor antrian pengambilan passport sudah dibuka. Saat datang kesana, tunjukin bukti pembuatan passportnya, nanti bukti itu di scan sama petugasnya, muncul data kita dan kita dikasih nomor antriannya. Di nomor antrian itu akan tertulis data kita juga, jadi nomor antriannya gak bakal ketuker.. first in first serve 🙂 .

Hasil pemantauan gw (halah), kenapa “pembagian” passport nya baru dimulai jam 10.00, itu karena dari jam 8.00-10.00 petugas imigrasi mempersiapkan passport-passport mana yang akan “dibagiin” B-) .

Jam 10.00 teng, pembagian dimulai dan ini gak lama. Gw datang jam 8.00, dapat antrian nomor 17, dan jam 10.10 gw udah pulang 🙂

Sekian.

Hope it helps.. cheers and let’s traveling 😀

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s